Home Politik Setelah Tolak Lamaran Jokowi, Prabowo Siap Bertarung

Setelah Tolak Lamaran Jokowi, Prabowo Siap Bertarung

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA –  Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Gerindra dengan tegas menyatakan dirinya siap bertarung di Pilpres 2019 sebagai calon presiden 2019-2024. Majunya Prabowo dengan mantap dan pantang mundur ini disinyalir setelah pihaknya menolak untuk menjadi calon wakil presiden Joko Widodo.

Dikutip dari laporan Detik.com, Minggu (15/04/2018) kesiapan majunya Prabowo di Pilpres tahun depan disampaikan di Rakornas Gerindra yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/04/2018). Diketahui, Prabowo maju menjadi calon presiden setelah diberikan mandat oleh partainya.

“Saya menerima keputusan ini sebagai suatu penugasan, suatu amanat, suatu perintah, dan saya menyatakan siap melaksanakannya,” tegas Prabowo mantap dalam pidatonya.

Sebelum siap mencalonkan diri, Prabowo dikabarkan telah dilobi oleh utusan Jokowi yakni Luhut Binsar Pandjaitan untuk membahas posisi cawapres. Namun, Prabowo menolak tegas tawaran itu.

“Beliau (Prabowo) sampaikan kepada saya, beliau menjawab ‘Itu tidak mungkin, tidak mungkin’,” ujar Presiden PKS Sohibul Iman di sela acara senam dan jalan sehat dalam rangka Milad PKS yang ke-20 di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/04/2018).

Baca juga: Jokowi Pernah Tawari Prabowo Jadi Cawapres, Gerindra: Langsung Ditolak

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) juga mengutarakan hal serupa. Menurut versi Rommy, utusan Prabowo bertemu Jokowi untuk menanyakan kepastian Prabowo dipilih jadi cawapres.

“Utusan Prabowo. Saya nggak bisa sebut. Intinya orang itu diutus untuk menanyakan kemungkinan Prabowo digandeng oleh Pak Jokowi,” ungkap Rommy.

Ditepis Fadli Zon 

Akan tetapi, penjelasan yang disampaikan Rommy pun ditentang Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menepis tentang adanya utusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mendatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menyebut utusan itu menanyakan tentang kepastian Prabowo sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Jokowi.

“Nggak benar alias fiktif. N sdh jd FAKTA bhw @prabowo capres @Gerindra,” kata Fadli dalam akun Twitter resminya seperti dikutip dari laporan Detik.com, Minggu (15/04/2018).

Waketum Gerindra Fadli Zon juga menilai Rommy sok tahu sambil me-mention akun yang bersangkutan.

“@MRomahurmuziy urus partai n capresnya sendiri sj jgn sok tau,” imbuh Fadli dalam akun Twitter pribadinya @fadlizon.

Kini, tugas besar menanti Prabowo yakni mencari koalisi dan calon wakil presiden untuk mendampinginya dalam pesta demokrasi di kontes Pilpres 2019.
suratkabar.id

Loading...