Home Berita Martimus: Kunjungan Jokowi Ke Kabul Mengkhianati Pembukaan UUD 1945!

Martimus: Kunjungan Jokowi Ke Kabul Mengkhianati Pembukaan UUD 1945!

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Presiden Jokowi dipandang tidak memiiliki sense of historis dengan mengunjungi Kabul, Afghanistan. “Bapak-bangsa kita telah memaklumatkan kemerdekaan adalah hak semua bangsa, maka segala bentuk penjajahan di dunia ini harus dihapuskan sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 17 Agustus 1945,” ujar Martimus Amin dari The Indonesian Reform, Rabu (31/1).

Sementara, lanjut Martimus, pemerintahan Kabul saat ini rezim boneka negara Amerika Serikat dan NATO. Perlawananan gerilyawan tahliban dan faksi – faksi pejuang di Afghanistan melawan pendudukan tentara AS dan sekutunya adalah jelas membebaskan tanah airnya dari penjajahan.

“Semasih tentara asing itu bercokol tentu perlawanan tidak pernah berhenti. Seperti kedatangan tentara Belanda yang mendompleng NiCA untuk menjajah kembali bangsa Indonesia, yang disambut pekik perjuangan oleh seluruh rakyat Indonesia ‘merdeka atau mati’,” tegas pengamat politik hukum ini.

Martimus menekankan, kehadiran Jokowi di Kabul jelas sikap yang bertentangan dan sangat menghina cita-cita bangsa Indonesia.

” Jokowi sudah secara terang-terangan mendapuk penjajah. Pantas saja asing dan aseng merajalela di Indonesia,” nyinyir Martimus.

sumber: RMOL

Loading...