Home Berita KPI Harus Jeli Dengan Siaran Terselubung Berbau LGBT

KPI Harus Jeli Dengan Siaran Terselubung Berbau LGBT

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk jeli memperhatikan serta mengawasi dengan seksama isi siaran yang mengandung unsur pemikiran tentang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) atau pesan-pesan yang mengarah pada.

“Tidak hanya gambar yang dilihat, tapi tolong lihat skenario di belakang alur cerita itu. Sebab kalau kita tidak jeli, ada pesan simbol-simbol terlarang yang samar di dalamnya,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat antara Komisi I DPR dengan KPI di gedung DPR,Jakarta, Rabu (31/1).

Menurut Supiadin ada saja acara atau permainan yang tanpa disadari menyiratkan idiologi atau simbol tentang LGBT. Semisal pada acara anak-anak yang populer di tahun 1990-an.

“Saya dulu pernah nonton film anak-anak Teletubies yang mengatakan “berpelukan”. Saya selidiki loh, ini pesan halus yang mencerminkan LGBT. Jadi itu saya minta awasi backing mind-nya yang terselubung dari isi siaran itu,” ujarnya.

Selain itu, banyak terjadi siaran-siaran yang hanya dibuat bercanda. Sehingga hampir semua televisi di luar televisi berita terkesan hanya berisi gurauan bahkan sampai melecehkan. Untuk hal ini Supiadin minta KPI harus tegas dan memberikan sanksi.

Supiadin juga berharap KPI lebih memperhatikan siaran di perbatasan. Hal ini agar daya tarik masyarakat dan proses asimilasi warga di perbatasan yang suka meniru negara tetangga daripada negaranya sendiri bisa diatasi.

Menurutnya, permintaan itu sangat beralasan. Sebab pemerintah saat ini betul-betul membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sebelumnya kalah dengan negara-negara tetangga.

“Saya minta atensi ini, betul-betul di monitor. Sekarang kita harus balik, masyarakat perbatasan dari negara tetangga yang tertarik dengan negara kita,” ujar Supiadin.

sumber: RMOL