Home Politik Fahri Hamzah Kecewa Karena PKS Hanya Akan jadi Tim Sukses di Pilpres...

Fahri Hamzah Kecewa Karena PKS Hanya Akan jadi Tim Sukses di Pilpres 2019

0
SHARE

RAKYAT JAKARTA – Politikus Partai Keadilan Sosial (PKS) Fahri Hamzah mengungkapkan kekecewaannya terkait ketidakjelasan prosedur yang dilakukan partainya dalam menyeleksi calon wakil presiden (cawapres) untuk Prabowo Subianto. Ia menilai hal tersebut justru bakal menjadi blunder bagi PKS.

Wakil Ketua DPR tersebut, seperti dilansir dari laman Tempo.co, mengungkapkan bahwa ketidakjelasan prosedur justru bisa menghasilkan pilihan yang ke depannya tidak punya keuntungan dalam memenangkan pertarungan.

Ada pun hal yang membuat politisi asal Nusa Tenggara Barat tersebut, PKS hanya menjadi bagian dari pemenangan pemilihan umum (pemilu). “Akhirnya nanti PKS hanya sebagai tim sukses saja (dalam Pemilu 2019),” tuturnya di DPR, Jumat (13/4), dikutip dari Tempo.co, Senin (16/4/2018).

Ia juga menyebutkan sejumlah gelagat muncul untuk itu. Dan salah satunya adalah di arus bawah PKS, menginginkan PKS untuk membawa kartu Anis Matta dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Menurut Fahri, hal tersebut membuat Anies Matta semakin disingkirkan, bukan malah disegerakan dipilih. “Muncul gejala di dalam yang mau mengerucutkan nama. Dari nama Anis tidak disebut dengan berbagai alasan. Ini perlu dicermati karena bisa menyebabkan kekacauan di dalam,” tambahnya.

Baca Juga: Soal ‘Jokowi Buat Rakyat Miskin’, PKS: Belum Tentu, Tapi Tambah Timpang

PKS, seperti yang diketahui, tengah menggodok sembilan nama untuk maju sebagai capres dan cawapres dalam Pemilu 2019, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Sohibul Iman, Irwan Prayitno, Salim Segar Al’Jufrie, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf, Mardani Ali Sera, dan Anis Matta.

Fahri Hamzah menyatakan, hingga saat ini tak ada kejelasan mekanisme internal demi menjaring nama-nama tersebut. Kekosongan prosedur terlihat dari orang yang memiliki kekuasaan dalam posisi penting tersebut. Ia menyebutkan, para penguasa secara subyektif dapat menyingkirkan orang yang tak disukai.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengungkapkan tak ambil pusing terkait isu yang dikeluarkan Fahri Hamzah, di mana disebutkan adanya upaya menjegal laju Anis. Ia menegaskan, dari sembilan nama tersebut PKS akan memutuskan siapa yang terpilih berdasarkan mekanisme di partai.

Ia mengungkapkan dari sembilan nama yang tengah digodok PKS, akan dikerucutkan pada Juli mendatang. Dan dipastikan, bahwa proses penyaringan akan dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, seperti popularitas dan elektabilitas calon.

“Memutuskan dari sembilan nama menjadi satu ada mekanismenya, yaitu lewat keputusan rapat majelis syuro,” sebut Jazuli. “Dan tak kalah pentingnya juga sesuai dengan kesepakatan yang disepakati dengan mitra koalisi. Sebelum pendaftaran capres dan cawapres, Insya Allah sudah mengerucut menjadi satu,” pungkasnya.
suratkabar.id

Loading...