Home Berita Tito Ingin Pensiun Dini, Kata Politikus Gerindra Ada Strategi Disusun, Nyalon Capres...

Tito Ingin Pensiun Dini, Kata Politikus Gerindra Ada Strategi Disusun, Nyalon Capres 2019 ?

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw yakin keinginan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian pensiun dini tidak terkait tekanan. Wenny menegaskan Tito merupakan orang yang hebat.

Politikus Gerindra itu menduga Tito memiliki strategi dibalik pernyataan pensiun dini dari posisi Kapolri. “Tidak (karena tekanan), mau 1000 tekanan sama dia, dia bisa atasi, dia hebat, karena low profile, ada strategi hebat dia susun, itu lho, hebat,” kata Wenny di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Wenny mengaku pertama kali sepanjang 35 tahun bertugas di kepolisian mendengan seorang Kapolri ingin pensiun dini. Wenny mengaku pernah bertugas bersama Tito di bidang reserse. “Orangnya punya trik dan strategi,” kata Wenny.

Wenny juga tidak yakin Tito mundur karena usia muda telah menduduki jabatan Kapolri. Menurut Wenny, Tito dapat mengatasi persoalan keamanan dalam negeri. Ia mencontohkan saat jenderal bintang empat itu turun dalam aksi Bela Islam 212.

“Siapa Kapolri bisa turun ke lapangan pada waktu peristiwa 212, Kapolda dan Kapolsek enggak berani, tapi Tito yang hebat bisa menetralisir, jadi 1000 kali lipat masalah besar bisa atasi,” kata Wenny.

Ketika ditanyakan apakah Tito ingin naik kelas maju sebagai calon presiden pada pemilu 2019, Wenny hanya menjawab singkat. “Boleh, boleh,” kata Wenny. Selain itu, Wenny juga melihat belum ada perwira lain yang setara dengan Tito. “Jujur (sulit) mencari imbangan dia. Pasti bisa ada gantinya, tapi imbangan yang seperti dia,” kata Wenny.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengaku tidak ingin merampungkan tugas sampai pensiun di kepolisian. Ia mengaku tidak terobsesi dengan hal tersebut, meski waktu pensiunnya masih lama.

Hal tersebut dikatakan Kapolri saat wawancara eksklusif dengan Kompas TV, Sabtu(8/7/2017). “Nggak saya tidak ingin, saya tidak berobsesi untuk ingin sampai pensiun, terlalu lama. Tidak sehat juga untuk organisasi saya,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, institusi Polri saat ini butuh pemimpin-pemimpin baru yang lebih baik dari dirinya. “Saya pikir organisasi ini membutuhkan pimpinan-pimpinan, penyegaran-penyegaran baru. Bosan mereka melihat saya terlalu lama. Jadi saya pikir ya beberapa tahun saja saya cukup. Setelah itu serahkan kepada yang lebih mampu lagi. Saya juga kalau boleh mau pensiun dini ya,” ujar Kapolri Tito. [tn]