Home Berita Tinggalkan Ahok-Djarot dan Ahoker, Golkar Akan Merapat ke Anies-Sandi

Tinggalkan Ahok-Djarot dan Ahoker, Golkar Akan Merapat ke Anies-Sandi

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Dalam politik tidak ada yang abadi kecuali kepentingan. Pernyataan tersebut sepertinya berlaku dalam konteks pasca Pilkada DKI yang dimenangkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Pasangan pasangan Ahok – Djarot mengalami kekalahan yang tragis, dengan pasca kekalahan Ahok malah masuk penjara karena kasus penistaan agama yang dilakukan suami Veronika itu.

Kini, partai Golkar yang dikenal sebagai partai pendukung Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017, harus mengatakan selamat tinggal kepada Ahok-Djarot serta pendukung mereka (Ahoker) karena beredar kabar Golkar akan merapat kepada pasangan Anies Sandi.

Ya, Partai Golkar melempar sinyal akan merapat ke kubu Anies-Sandi guna menyukseskan program pemerintahan Provinsi DKI periode 2017-2022. Sinyal tersebut mencuat lewat kehadiran Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Ashraf Ali di acara Halal Bihalal keluarga besar DPD Gerindra DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, Jalan Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (9/7/2017), dilansir Teropong Senayan.

Ashraf yang hadir dengan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna kuning dipadu celana hitam disambut hangat Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik dan Sekretaris Gerindra DKI, Husni Thamrin.

Praktis, kehadiran Ashraf tersebut mengisyaratkan bahwa partai Pohon Beringin itu akan mulai memainkan politik baru dengan bergabung bersama-sama Gerindra, PKS, PAN dan PPP sebagai poros pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sinyal ini sekaligus menegaskan sejarah Partai Golkar yang selama ini tidak pernah menjadi oposisi, baik itu di tingkat daerah maupun pusat.‎

Saat dikonfirmasi awak media, Ashraf enggan blak-blakan tentang kemungkinan partainya merapat ke Anies-Sandi.

“Ya, mengalir aja, silakan tafsirkan kalau saya datang ke sini (kantor DPD Gerindra DKI) berarti apa?,” kata Ashraf sambil tersenyum.

Ashraf menuturkan, pihaknya siap mendukung penuh pemerintahan Anies-Sandi selama kebijakan yang diambil memihak kepada warga Jakarta.

“Golkar mendukung program-program yang ada apabila itu pro rakyat, tapi apabila program tidak pro rakyat tentu kami akan mengkritisinya,” jelas ‎Wakil Ketua Golkar DKI Jakarta itu.

Di tempat yang sama, Juru Bicara Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak mengaku, bahwa pihaknya selalu membuka diri dan siap menyambut baik jika nantinya Golkar betul bergabung. Dukungan Partai Golkar ke pemerintahan Anies-Sandi akan sangat baik bagi jalannya roda pemerintahan Pemda DKI untuk lima tahun ke depan.

“Prinsipnya, kami sangat welcome. Mari bersama-sama berkarya dan melaksanakan amanah rakyat demi Jakarta yang lebih baik,” kata Naufal.

Diketahui, pada gelaran Pilgub DKI 2017 lalu duet Anies-Sandi didukung oleh poros Kartanegara, yakni Gerindra, PKS, PAN dan PPP versi Haji Lulung. Sedangkan Partai Golkar memilih mendukung pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat bersama PDI-P, Partai NasDem, Partai Hanura, dan PKB. [pnc]