Home Berita Tak Cuma Mencibir, Netizen Ancam Tak Mau Bayar Pajak

Tak Cuma Mencibir, Netizen Ancam Tak Mau Bayar Pajak

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Sifat malas pegawai negeri sipil ternyata belum hilang, meskipun sejumlah fasilitas dari gaji besar hingga cuti panjang sudah mereka dapat. Terbukti, pada hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran, masih banyak PNS yang tidak menampa­kan batang hidungnya di kantor masing-masing.

Di DKI Jakarta saja, tercatat ada 1.527 PNS yang tidak masuk tanpa keterangan pada hari pertama kerja kemarin, setelah libur Lebaran. Data PNS bolos itu dihimpun Badan Kepegawaian Daerah DKI melalui inspeksi absensi elektronik.

Kepala BKD DKI Agus Suradika mengatakan, data tersebut harus diverifikasi terlebih dahulu kepada SKPD masing-masing. Sebab, bisa saja hal tersebut dipengaruhi oleh mesin absen yang sedang offline. Namun, lanjut dia, jika dibandingkan tahun lalu, angka PNS bolos di lingkungan Pemprov DKI menurun.

Seperti diketahui, cuti Lebaran bagi PNS dimulai tanggal 23 Juni dilanjutkan 27 hingga 30 Juni. PNS DKI kembali masuk kerja pada 3 Juli kemarin.

“Tahun lalu hampir 10 persen. Itu pun karena mesin error. Tahun ini jauh lebih bagus karena kalau kita presentasikan itu 0,6 persen,” ujar Agus.

Di sejumlah daerah, penampakan masih adanya PNS yang tidak masuk kerja padahal libur Lebaran sudah habis juga terjadi. Di Kota Bekasi, tercatat puluhan PNS bolos kerja. Puluhan pegawai yang mangkir tersebut berasal dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Bekasi.

Di Kabupaten Banyumas, jumlah Aparat Sipil Negara (ASN) atau PNS yang tidak masuk kerja pada hari pertama setelah liburan, cukup ban­yak. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDD), Achmad Supartono menyebutkan, sebanyak 494 ASN tidak masuk kerja.

Namun dia menegaskan, seluruh ASN yang tidak masuk kerja tersebut bukan karena membolos atau tidak masuk kerja tanpa keterangan. “Dari jumlah tersebut, yang tidak masuk kerja karena telah lepas piket atau masuk kerja pada waktu libur sebelumnya mencapai 391 orang,” ujarnya.

Kendati ada sejumlah alasan, masyarakat dunia maya tetap saja geram dengan bolosnya PNS di hari pertama kerja. Apalagi, fakta seperti ini bukan baru kali ini terjadi, me­lainkan sudah berulang-ulang dari tahun ke tahun.

“Masih ada aja berita PNS bolos. Berarti bener ya, hari pertama itu adalah hari yang menyebalkan,” kata akun @kensmen

“Kembali merdeka setelah sekian lama. Diajakin disiplin dan tersik­sa…mental sesungguhnya memang gak bisa dirubah…,” tulis akun @ alvarowibowo4.

“Gpp (ngak apa-apa) ga ada lagi gubernur yang galak…,” timpal akun @agaverus. “libur panjang membuat sebagian orang menjadi malas bek­erja,” tutur akun @johanonggo.

“Jadi males bayar pajak kalau gini ini,” tulis akun @suganitas. “Langsung pecatin aja Pak,” usul akun @pinarta.

“PNS telatan,mbolosan,nambah libur di luar cuti, plg semau gue, prestasi no..apakah layak dipertahankan?#gajibuta,” usul akun @ pramestipoetri

“Mangkanya uenak jadi PNS. Mo bolos kerja, sante. Gaji tetep,” timpal akun @diyahaudya.

Sementara akun @DjenangAbang menilai PNS bolos kerja itu bukan­lah sesuatu hal aneh. Sebab fenomena ini sudah menjadi ritual berita ta­hunan. “Ritual berita tahunan: mobil plat merah dilarang dibawa mudik; Ntar usai libur lebaran, sekian PNS bolos di hari 1 msuk kerja,” kicau­nya dengan emoticon ketawa.

Dalam kolom komentar media on­line, tanggapan netizen menyikapi masih banyaknya PNS yang bolos tidak kalah seru. “Enak benar ya jadi PNS, kayak yang bayar gaji itu harta warisan moyangnya, kerja ringan, gaji besar, kesejahteraan ter­jamin, gaji 13 x dalam setahun dapat THR, pantasan hutang negara makin menggila,” kritik @defri07.

“Enak ya jadi PNS. Gaji & tunjan­gan naik terus. Hukumannya ringan,” ujar @ad3199cj. “Emang pada demen OK OC. Ogah Kerja Ogah Capek,” ledek akun @bayuandikars.

Mengomentari aksi bolos PNS, akun @dwaynee88 lebih to the point menya­makan PNS dengan DPR. “PNS sama DPR sama-sama banyak mudharat daripada manfaatnya,” komen dia.

Melihat serangan bertubi-tubi ter­hadap profesi PNS, akun @jati2077 justru membela. Ia berdoa agar para abdi negara ini diberikan kesabaan dan ketabahan. “Semoga PNS di berikan kesabaran dan ketabahan. amiiiiin….,” pintanya.

Sementara akun @theblues19 memaklumi sikap lunak pemerintah terhadap PNS yang membolos.

“Kalo terlalu keras dan tegas nanti dianggap arogan, banyak yang merasa terzolimi terus dicari cari kesalahan­nya sampai berhasil dilengserkan, percaya nggak percaya,” celotehnya.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan, tak ada toleransi bagi PNS DKI yang bolos di hari pertama kerja setelah libur Lebaran. “Sudah saya sampaikan, hari pertama semua harus masuk kerja, tidak boleh ada cuti tambahan. Bagi yang tidak masuk hari pertama langsung kasih sanksi potong TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) sebu­lan,” ujar Djarot. ***

[rmol]