Home Berita Semoga Raja Salman Bisa Memahami Nasib TKI di Arab

Semoga Raja Salman Bisa Memahami Nasib TKI di Arab

0
SHARE
Kalangan DPR berharap kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Indonesia dapat dijadikan momentum untuk meminta Pemerintahan Arab Saudi segera meratifikasi konvensi internasional tentang perlindungan buruh migran.

“Kita sudah meratifikasi, tapi kalau di negara penempatan belum meratifikasi, maka keselamatan buruh migran tidak bisa kita tuntut terlalu jauh. Semoga kehadiran Raja Salman ini, beliau bisa lebih memahami nasib daripada buruh migran kita di sana dan segera meratifikasi konvensi terkait perlindungan buruh migran,” ungkap Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati, Jumat (3/3).

Lebih lanjut, politisi PPP ini menyebutkan pengiriman TKI atau buruh migran tetap berjalan meskipun Indonesia telah melakukan moratorium pengiriman buruh migran ke Negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi sejak tahun 2015 lalu.

“Tak bisa dipungkiri, tahun 2016 saja yang sudah moratorium, ada 2000 TKI ilegal yang tetap berangkat ke sana. BNP2TKI pun sudah melakukan pengurangan visa untuk buruh yang cukup signifikan tetapi tetap saja kita kecolongan,” lanjutnya.

Untuk itu, tambah Okky, Pemerintah Arab Saudi harus turut melindungi tenaga kerja Indonesia (TKI), salah satunya dengan mengesahkan konvensi internasional perlindungan buruh migran.

Saat ini, di Arab Saudi ada 25 WNI yang bermasalah hukum dengan ancaman hukuman mati. Sebanyak 12 orang di antaranya didakwa karena pembunuhan, 5 orang karena dituduh memakai sihir, dan 8 lainnya karena zina. Di luar itu, masih banyak masalah hukum lain yang dihadapi oleh WNI, walaupun tidak sampai didakwa hukuman mati. [rus]