Home Berita SALAH SASARAN Begini kalau sopir angkot mental preman Brutalnya penolakan...

SALAH SASARAN Begini kalau sopir angkot mental preman Brutalnya penolakan terhadap taksi online di Kota Kembang

0
SHARE

Penolakan terhadap taksi online di Kota Bandung berujung anarkis. Satu unit mobil melintas dihancurkan karena dicurigai transportasi online. Padahal itu kendaraan pribadi yang berisi keluarga.

Parahnya lagi dalam Avanza nopol D 1167 UF terdapat enam orang, salah satunya bayi masih berusia satu tahun. Kejadian berawal ketika Avanza dikemudikan Eggy Muhammad (28) melintas di perempatan Jalan Sriwijaya-Jalan BKR (tepatnya di depan kantor Asuransi ABDA) berpapasan dengan sekelompok orang diduga sopir angkot, Kamis (9/3).

Saat terhenti karena lampu merah, tiba-tiba mobil yang membawa satu keluarga diberhentikan sejumlah orang. Mobil ini hendak bertolak ke Jalan Gatot Subroto. Para pelaku menuding mobil tersebut sebagai taksi online.

“Tiba-tiba ada beberapa orang teriak-teriak ‘online…online’. Kami disangka taksi online, kami lihat ada angkotnya juga mau ke Gedung Sate (demo sopir angkot),” kata penumpang Avanza Depi K (31) saat ditemui di Mapolsekta Regol, Kota Bandung.

Dirinya yang dihardik untuk keluar langsung memberikan penjelasan bahwa mobil itu bukan angkutan online. Mobil digoyang-goyang dan dirusak menggunakan tangan kosong dan batu besar.

“Kami pasrah, enggak melawan dan menjadi trauma. Kami juga kasihan ini ada bayi yang masih satu tahun,” imbuhnya.

Total pelaku perusakan mobil Avanza sudah tujuh orang yang diamankan. “Diduga dari delapan orang pelaku pengrusakan, telah ditangkap tujuh orang sampai saat ini,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, pada wartawan, Kamis (9/3).

Akibat kejadian itu, kendaraan korban mengalami pecah kaca pada bagian depan, belakang, samping kanan, depan dan beberapa bagian body yang penyok. Kasus ini tengah ditangani Polsek Regol dan akan terus dikembangkan.

“Selain para pelaku, kami juga mengamankan mobil Avanza dan batu yang dilakukan untuk memukul,” tandasnya.

Merdeka.com