Home Berita Ruhut Bisiki Megawati, Minta PDIP Dukung Dia Maju ke Pilkada

Ruhut Bisiki Megawati, Minta PDIP Dukung Dia Maju ke Pilkada

0
SHARE

Rakyat Jakarta —Mantan Politikus Partai Demkorat Ruhut Sitompul mengaku sudah siap maju sebagai calon kepala daerah, jika ada partai yang ingin mengusungnya.

Pernyataan Ruhut itu diarahkan pada PDI Perjuangan, mengingat saat ini dirinya masuk menjadi tim pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta. Ahok-Djarot diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai NasDem, dan belakangan oleh Partai Persatuan Pembangunan.

“Saya sebenarnya mau kayak pak Ahok (Basuki Tjahaha Purnama) independen ya, mau bantu PDIP,” kata Ruhut, saat menghadiri acara organisasi sayap PDIP di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 30 Maret 2017.

Meski belum menyebut daerah mana yang akan menjadi pilihannya untuk maju, namun Ruhut mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menyatakan, merasa percaya diri menjadi calon kepala daerah, lantaran mempunyai basis massa di daerah pemilihannya, yakni Sumatera Utara, atau Sumut sewaktu maju sebagai Anggota DPR.

“Saya katakan sama Ibu (Megawati), ada pilkada dan saya punya massa, saya siap membantu,” ujarnya.

Ruhut melanjutkan, hingga kini dia belum tertarik untuk berpindah ke partai lain, setelah dirinya mundur sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat. Ruhut yang juga mantan Politikus Partai Golkar ini menyatakan, tak akan menarik ucapannya terdahulu yang berjanji bahwa Demokrat adalah tempat terakhirnya dalam berkancah di dunia politik.

“Ya sudah menyatakan, saya berpartai berucap dengan omongan saya. Demokrat bukan partai pertama, tapi yang terakhir,” ujarnya.

Namun Ruhut mengatakan, tak berarti dia harus maju pada tahun 2018, atau 2019. Dia mengatakan, sebagai penganut ideologi nasionalis, dirinya menyatakan mempunyai kedekatan emosional dengan keluarga Megawati. Soekarno sebagaimana kata Ruhut, ada hubungan kakeknya dengan Presiden pertama tersebut.

“Jujur, saya keluarga nasionalis. Keluarga kakek saya dulu, kawan Bung Karno di Partai Nasional Indonesia,” ujarnya. (asp)