Home Berita Polisi Dinilai tak Serius Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan

Polisi Dinilai tak Serius Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Pengamat Hukum Universitas Islam Indonesia, Prof. Mudzakir menilai kepolisian lamban dalam mengungkap kasus penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan. Menurut Mudzakir, polisi tidak memiliki perhatian khusus pada kasus tersebut dan justru terkesan terfokus pada kasus yang lain.

“Sepertinya polisi lebih atensi pada perkara yang lain,” ujarnya saat dihubungi republika.co.id, Selasa (16/5).

Menurut Mudzakir, dalam publikasi yang dilakukan Polisi terkait kasus Novel cenderung terburu-buru dan tidak memiliki hasil. Misalnya, kata ia, pelaku sudah terdeteksi, tapi faktanya nihil.

Mudzakir mengatakan, seharusnya kepolisian memperlakukan kasus penyiraman Novel dengan serius. Ini merupakan persoalan yang serius karena berkaitan dengan kasus hukum besar. Bisa saja perkara itu berkaitan dengan kasus penegakan hukum korupsi Mega Proyek KTP-elektronik.

“Calon tersangkanya aja nggak ada, ini yang menjadi pertanyaan yang serius juga, bagaimana profesionalisme polisi untuk mengungkap kasus-kasus yang menurut saya kasus yang strategis dalam mengungkap suatu kejahatan yang lebih besar,”  ujarnya.