Home Berita Orang Orang Ini Tuduh Anies-Sandi Jiplak Lagu Rohani Israel, Akhirnya Malu...

Orang Orang Ini Tuduh Anies-Sandi Jiplak Lagu Rohani Israel, Akhirnya Malu Sendiri

0
SHARE
Rakyat Jakarta – Munculnya tuduhan bahwa PKS dan Tim Anies-Sandi menjiplak lagu rohani Israel bukan hanya datang dari kalangan ahoker kelas teri. Sejumlah tokoh juga terlibat menyerang bahkan memfitnah PKS dan Anies-Sandi.
1. Pendeta Gilbert Lumoindong
Pendeta yang dulunya sering tampil di televisi ini mengatakan bahwa PKS menggubah lagu Israel “Hashem Melech” menjadi lagu “Kobarkan Semangat” yang kini dipakai kampanye Anies-Sandi.
“Ini niru lagu “Hashem Melech” – Lagu Anis Sandi “Kobarkan Semangat”,” tulis Gilbert Lumoindong melalui akun Twitter pribadinya @pastorgilbertl, Kamis (6/4/2017).
“PKS TV – cie PKS TV ambil lagu Israel “Hashem Melech” – Lagu Anis Sandi “Kobarkan Semangat”,” lanjutnya.
Setelah mengetahui bahwa tersebut berasal dari Khaled dan Israel yang meniru Khaled, Gilbert akhirnya minta maaf.

“Ternyata memang lagu “Kobarkan Semangat” pemenangan Anies-Sandy berasal dari lagu asli, Khaled; C’est La Vie #maaf,” kicaunya melalui akun @PatorGilbert, Jumat (7/4/2017).

2. Akhmad Sahal

Tokoh liberal ini juga langsung menyerang dengan menyebut PKS menjiplak lagu Israel.

“Demi kampanye @aniesbaswedan, PKS jiplak lagu Israel? Pdhl kader2 PKS suka kutip hadits “Siapa menyerupai suatu kaum, ia bagian kaum tsb.,” kicaunya melalui akun Twitter @sahal_AS, Kamis (6/4/2017).

“Judul lagu Israel yg dijiplak PKS utk kampanye Anies ada “Hashem”-nya? Oh mungkin mrk menyangka itu lagu ttg adiknya Prabowo :)” lanjutnya.

Bedanya dengan Pendeta Gilbert, Akhmad Sahal tidak minta maaf meskipun tuduhannya salah.

3. Guntur Romli

Senada dengan Akhmad Sahal, Mohamad Guntur Romli juga menyerang Anies-Sandi menjiplak lagu Israel.

“Video: Astaga Anies Sandi Jiplak Lagu Yahudi dari Band Israel http://www.gerilyapolitik.com/astaga-anies-sandi-jiplak-lagu-yahudi-dari-band-israel/ … wah benarkah? Diputar di PKSTV lagi,” kicaunya melalui akun Twitter @GunRomli, Kamis (6/4/2017).

Sama dengan Akhmad Sahal, hingga saat ini, tokoh liberal itu juga tidak minta maaf.

Lagu Khaled, Bukan Menjiplak Israel

Seperti diberitakan sebelumnya, Nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang menjadi lagu utama kampanye PKS pada Pileg 2014 itu memang bukan aransemen buatan PKS sendiri. Lagu itu dibawakan oleh Shoutul Harokah dan liriknya juga dari Shoutul Harokah. Namun aransemen lagu itu dibeli. Lagu aslinya adalah C’est la vie yang diproduksi oleh RedOne, sebuah produser Maroko-Swedia dan dinyanyikan oleh Khaled. Lagu ini menjadi hit pada musim panas 2012. Lagu ini memiliki dua versi bahasa yakni Arab dan Prancis.


Karena aransemen-nya yang bagus, lagu C’est la vie banyak diadopsi di negara lain. Di antaranya adalah AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) Turki.

PKS juga menggunakan aransemen C’est la vie dengan lirik Shoutul Harokah dan jadilah nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang dipersiapkan menjadi lagu utama kampanye Pileg 2014.

Lagu ini kemudian digunakan sebagai salah satu lagu kampanye Anies-Sandi.

Nah, ternyata, lagu C’est la vie juga diadopsi musisi Israel Gad Elbaz menjadi lagu Hashem Melech yang dirilis pada 27 Januari 2013, kemudian pada tahun 2016 diluncurkan lagi dengan judul Hashem Melech 2.0 bersama rapper Nissim. [opinibangsa.id / tn]