Home Berita Nah Loh, Calon Penasehat KPK Ini Ngaku Kader Aktif PDIP

Nah Loh, Calon Penasehat KPK Ini Ngaku Kader Aktif PDIP

0
SHARE

Salah satu calon penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya adalah kader dari partai politik.

Dia adalah Antonius D.R Manurung yang mengaku merupakan kader aktif dari PDIP.

Hal ini terungkap dalam tes wawancara calon penasehat KPK yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (26/3).

Awalnya anggota Pansel Calon Penasehat KPK, Rhenald Kasali menelisik latar belakang Anton yang diketahui memiliki gairah untuk terjun di dunia politik.

Berdasarkan rekam jejak yang didapat pansel, Anton diketahui pernah menjadi staf ahli DPR RI. Anton juga terekam pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, meski gagal.

Namun begitu Anton memiliki alasan tersendiri yang melatari dirinya ikut seleksi. Anton menyebut, pengalamannya sebagai calon legislatif telah membuka mata bahwa praktik politik uang dalam pencalonan sebagai anggota dewan masih sangat kental. Hal itu yang kemudian menggiringnya untuk ikut seleksi penasehat KPK.

“Eksperimen saya terbukti, bahwa kekuatan uang dan money politik masih sangat kental mewarnai alam pikir alam prilaku para caleg dan masyarakat,” paparnya dalam tes wawancara.

Tim pansel sempat menyinggung eksistensi Anton di PDIP. Anton dengan percaya diri menegaskan bahwa dirinya masih aktif sebagai kader PDIP. Ia bahkan menyebut telah menjadi kader banteng sejak masih bernama PDI.

“Saya sudah lama (anggota partai), mulai dari PDI sampai PDI Perjuangan,” ujar Anton.

Meski demikian, Anton menyatakan komitmen akan mengundurkan diri sebagai kader PDIP jika terpilih menjadi penasehat KPK.

“Saya pastikan kalau saya masuk jadi anggota penasihat KPK, saya mengundurkan diri dari anggota partai,” ujarnya.

Untuk diketahui, salah satu syarat menjadi penasehat KPK adalah tidak boleh menjadi pengurus atau anggota partai politik sedikitnya lima tahun terakhir sebelum seleksi.

Tim pansel pernah menegaskan bahwa penasehat KPK yang berafiliasi dengan partai politik akan gugur dengan sendirinya. [ian]