Home Berita Musim Sembako Salah Satu Penyebab Ahok-Djarot Kalah Telak

Musim Sembako Salah Satu Penyebab Ahok-Djarot Kalah Telak

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Direktur Polmark Indonesia, Eep Saifulloh Fatah, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) hampir dipastikan menang telak dalam Pilkada DKI Jakarta.

Konsultan politik Anies-Sandi ini menyatakan, suara untuk Basuki Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menurun hampir 14 ribu suara jika dibandingkan hasil putaran pertama.

“Enggak bisa jangkau basis elektoral baru,” ungkapnya dalam diskusi bertajuk “Setelah Pilkada Usai” di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4).

Selain itu, menurutnya, Anies-Sandi memperoleh limpahan suara dari para pendukung Agus-Sylvi,​ pasangan yang tak lolos di putaran pertama.

“Mereka (Anies-Sandi​) mendapatkan tambahan 20 persen,” tambahnya.

Yang ketiga, menurut Eep, penurunan basis pemilih di kubu Ahok-Djarot diiringi peningkatan basis pemilih Anies-Sandi.

Dia menambahkan, bisa jadi kalangan pendukung Ahok sangat kecewa dengan aksi pembagian bahan pokok (sembako) oleh tim pemenangan Ahok-Djarot di masa tenang jelang pencoblosan 19 April.

“Mereka basis pemilih Basuki-Darot yang sangat rasional. Menimbang kinerja, integritas. Jakarta punya tiga musim, musim kemarau, hujan, dan musim sembako. Musim sembako sangat pendek. Saya khawatir musim sembako pindahkan basis elektotal mereka,” ucapnya.

Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat dua hari lalu melansir hasil hitung cepat berdasar Form C1 yang telah masuk 100 persen.

Anies-Sandi di peringkat pertama (57,95 persen), dan Basuki-Djarot di urutan kedua (42,05 persen). Data tersebut berasal dari seluruh TPS yang ada di DKI, berjumlah 13.034 TPS.

Saat ini, rekapitulasi suara secara manual sedang dilakukan secara berjenjang dari mulai kecamatan hingga provinsi. Kemungkinan pengumuman resmi akan dilakukan pada 1 Mei mendatang [ald]