Home Berita Merasa Ditarget, Munarman Ajukan Praperadilan Kasus Penistaan Pecalang

Merasa Ditarget, Munarman Ajukan Praperadilan Kasus Penistaan Pecalang

0
SHARE
Mantan jubir FPI Munarman tiba untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2). Munarman diperiksa terkait kasus dugaan makar. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17

JAKARTA – Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman akan mengajukan praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap pecalang (keamanan desa adat Bali) oleh Polda Bali, Kamis 9 Februari 2017.

“‎Kita telah siapkan praperadilan hari Kamis atau Jumat pagi paling lama kita masukkan praperadilan,” kata kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) Kapitra Ampera‎ di Bareskrim Polri, KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

Kapitra menjelaskan, praperadilan akan diajukan ke Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, guna menyampaikan dan mengoreksi video yang memperlihatkan pernyataan Munarman ‎soal oknum pecalang yang telah melempari rumah dan melarang warga Muslim di Pulau Dewata untuk melaksanakan ibadah Salat Jumat.

 

“‎Pertama apa yang disampaikan itu punya data dan dia mengoreksi Kompas atas diskriminasi pemberitaan. Waktu itu dia mengoreksi dan ada data, data itu yang diberikan kepada Polda tiba-tiba dijadikan tersangka,” urainya.

Menurut Kapitra, penetapan tersangka Munar‎man belum memiliki cukup bukti lantaran video tersebut berada di kantor media yang disebutkannya. Sehingga kedatangan Munarman ke Mapolda Bali guna memberikan hak jawab dan untuk mengklarifikasi kasus tersebut.

“‎Dia (Munarman) bukan merasa dikriminalisasi tapi dia merasa ditarget,” imbuhnya.