Home Berita “Menunggu Keberanian KPK Seret Adik Ipar Jokowi”

“Menunggu Keberanian KPK Seret Adik Ipar Jokowi”

0
SHARE
Rakyat Jakarta – Keberanian’ KPK menetapkan status tersangka kepada Ketua DPR RI Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek e-KTP, mendapat apresiasi. Namun demikian, banyak pihak menuntut agar KPK tidak saja menyelesaikan kasus e-KTP tetapi juga mega korupsi lainnya.
Pakar komunikasi Eliya meminta netizen melengkapi daftar kasus-kasus korupsi yang harus diselesaikan KPK. Di akun Twitter @eliya_mkom, Eliya memberikan catatan:“Publik akan percaya @KPK_RI  jika 
 
1. seluruh penerima dana e KTP dipenjarakan. 2. Kasus Sumber Waras dituntaskan. Lanjutkan tuips, Mention ya.”
Sejalan dengan itu, wartawan senior yang juga dosen komunikasi UIN Syarief Hidayatullah, Edy A Effendi, berharap KPK segera menyeret adik ipar Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo.  “Nunggu keberaniann @KPK_RI seret adik ipar Jokowi,” tegas Edy di akun @eae18.
Akun @yusejahtera juga menulis: “Selanjutnya kita tunggu nyali @KPK_RI untuk tersangkakan Arif Budi Sulistyo, adik ipar @jokowi dalam kasus suap pejabat pajak. Berani?”
Pada awal 2017, pihak KPK mengklaim tengah bekerja untuk membuktikan peran Arif Budi Sulistyo dalam perkara dugaan suap kepada pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Arif merupakan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera.
Nama Arif muncul dalam surat dakwaan Ramapanicker Rajamohan Nair, Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia. Ia didakwa menyuap Handang Soekarno, Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, sebesar Rp 1,9 miliar. Suap itu diduga diberikan agar Handang membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP.
Rajamohan meminta bantuan sejumlah orang Dirjen Pajak. Di antaranya adalah Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta, khususnya Muhammad Haniv. Haniv bertemu Handang untuk menyampaikan bahwa Arif  ingin bertemu Ken Dwijugiasteadi, Dirjen Pajak. [ito]