Home Berita MengejutkanTernyata Jakarta Punya 3 Musim, (Anehnya) Ada 1 musim Yang Tidak Bisa...

MengejutkanTernyata Jakarta Punya 3 Musim, (Anehnya) Ada 1 musim Yang Tidak Bisa Dideteksi Radar Canggih BMKG

0
SHARE

Rakyat Jakarta –¬†Peristiwa ‘hujan sembako’ pada masa tenang putaran kedua Pilkada DKI 2017 masih menyisakan sekelumit permasalahan, di antaranya proses penegakkan hukum oleh pengawas pemilu. Kendati prosesi pemungutan suara sudah selesai, proses hukum terhadap kejadian itu terus berlanjut.

Praktik bagi-bagi sembako itu diduga dilakukan oleh tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) dan real count KPU DKI, paslon nomor urut tiga Anies Baswedan – Sandiaga Uno yang justru memenangi gelanggang pertarungan. Sembako yang dibagi-bagikan untuk warga pun memperlihatkan preferensi pemilih yang sudah tidak bisa lagi disogok.

Direktur Polmark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah menyindir praktik bagi-bagi sembako yang terjadi pada masa tenang kampanye itu.

“Jakarta itu punya tiga musim, yaitu musim kemarau, musim hujan, dan musim sembako,” seloroh Eep dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017).

Ia menengarai, hal ini yang akhirnya menyebabkan perolehan suara Ahok-Djarot jeblok. Menurut Eep, sedikit banyaknya peristiwa bagi-bagi sembako itu menggeser konstituen petahana untuk memilih Anies – Sandi.

“Saya khawatir musim sembako itu memberi sedekah suara Ahok ke Anies-Sandi. Dan akhirnya (suara) berpindah,” pungkas dia.