Home Berita Melegakan… Anies Akan Kembalikan Kehidupan Warga Kampung Aquarium

Melegakan… Anies Akan Kembalikan Kehidupan Warga Kampung Aquarium

0
SHARE

Rakyat Jakarta –¬†Satu tahun sudah warga Kampung Aquarium, Jakarta Utara hidup menderita. Pada April 2016 lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penggusuran terhadap pemukiman warga. Dampak dari penggusuran masih dirasakan hingga sekarang. Kini, 159 warga terpaksa hidup di tengah puing bangunan, beratapkan tenda yang mereka bangun seadanya.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor pilih 3, Anies Rasyid Baswedan berencana untuk mengembalikan warga Kampung Aquarium yang sempat disingkirkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Jika terpilih sebagai Gubernur DKI, Anies berjanji akan mengembalikan kehidupan warga Kampung Aquarium seperti sediakala.

 

Anies yang memegang teguh prinsip kemanusiaan yakin, tak seharusnya warga Kampung Aquarium digusur. Menurutnya, akan lebih baik jika Kampung Aquarium ditata ulang. Untuk itu, Anies berjanji akan membangun dan menata ulang Kampung Aquarium agar masyarakat mendapatkan kembali kehidupan mereka.

“Dengan ditata ulang, warga bisa kembali tinggal di sini. Kita akan merembukan,” tutur Anies saat mengunjungi warga Kampung Aquarium, baru-baru ini.

Kedatangan Anies ke Kampung Aquarium waktu itu mendapat reaksi positif dari warga. Kepada Anies, mereka mengaku merasa dibuang oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok. Mereka berharap, Anies membangun kembali perkampungan mereka dan mengembalikan kehidupan mereka.

“Tolong jangan digusur, Pak. Saya sudah 35 tahun tinggal di sini,” ujar Wasiem yang sehari-hari berjualan nasi dan lauk pauk.

Seorang warga lain, Yani meminta kepada Anies agar membangun rumah susun di kawasan Kampung Aquarium. Ia menolak jika harus dipindahkan ke rumah susun di kawasan lain. Sebab, dengan dipindahkan ke kawasan lain, ia dan warga lain merasa dibuang.

“Diasingkan ke ujung utara, pemerintah tidak peduli lagi,” kata Yani.

Pemprov DKI mengatakan penggusuran dilakukan karena kawasan Kampung Aquarium adalah milik negara. Ahok mengatakan, kawasan Kampung Aquarium yang kini telah porak-poranda akan dijadikan kawasan wisata bahari bertaraf internasional.

Selain itu, Ahok mengatakan relokasi warga Kampung Aquarium dilakukan untuk menekan angka penyakit TBC di Jakarta. Ahok menuding kondisi lingkungan di sekitar Kampung Aquarium menyebabkan banyaknya masyarakat yang terserang penyakit TBC. Ahok bahkan meminta agar tidak meributkan masalah penggusuran ini.

Menurut Anies, alasan Pemprov DKI Jakarta yang melakukan penggusuran untuk revitalisasi kawasan wisata bahari tidaklah masuk akal. Menurutnya, semua tujuan pembangunan harus berorientasi pada besaran manfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, Anies berjanji akan melibatkan warga dalam proses pembangunan kampung Aquarium nantinya. Menurut Anies, Pemprov DKI sebagai pelayan masyarakat harusnya memberikan apa yang masyarakat butuhkan. Bukan membelokkan kebutuhan masyarakat pada kepentingan lain yang seakan-akan untuk kepentingan masyarakat.

Senada dengan Anies, Taufik Bahaudin dari Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan kesalahan dalam upaya penataan Kampung Aquarium.

Bahkan, Taufik mengaku gerah melihat kesewenang-wenangan Pemprov DKI. Taufik mencium adanya kepentingan pemodal dalam penggusuran warga Kampung Aquarium. (Febrianto)