Home Berita Legislator: Anggota Dewan Jangan Menambah Panas Pilkada DKI

Legislator: Anggota Dewan Jangan Menambah Panas Pilkada DKI

0
SHARE

Tahapan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua tengah berlangsung. Masing-masing kandidat berkampanye hingga pelosok ibu kota untuk meraih hati masyarakat. Pendukung para kontestan pun tidak mau ketinggalan, sebab tak sedikit yang bermusuhan hanya karena beda pilihan.

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Abdul Aziz Khafia mengimbau para pejabat publik tidak ikut serta ambil posisi dalam gelara pilkada.

“Pejabat publik tidak usah ikut ke kiri dan ke kanan. Makin panas nanti situasinya,” ujarnya di Jakarta, Senin (27/3).

Menurut Aziz, para anggota legislatif, baik MPR, DPR maupun DPD mampu menahan diri dan membuka cakrawala berpikir. Imbauan tersebut disampaikan langsung kepada anggota dewan yang berasal dari partai pendukung pasangan calon gubernur DKI.

“Bukan berarti anggota partai harus kehilangan nurani dan ideologinya. Partai hanya alat,” bebernya.

Aziz juga meminta para pejabat memahami bagaimana sensitifnya Pilkada DKI 2017 ini. Pejabat yang ikut serta memanaskan panggung pilkada dengan isu agama dinilainya harus mendapat teguran.

Sebagaimana diketahui, masa kampanye putaran dua Pilkada DKI berlangsung 7 Maret sampai 15 April. Keesokan harinya, yakni 16-18 April akan menjadi masa tenang. Dan pemungutan suara akan dilakukan pada 19 April.

Di masa kampanye, masing-masing partai pendukung pasangan petahana nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan pasangan nomor tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) mulai mengerahkan massa. Para petugas partai tersebut menginstruksikan seluruh kader di seluruh Indonesia yang menjadi anggota DPRD datang ke Jakarta. Meski tak lazim namun tindakan semacam itu diklaim sebagai bentuk solidaritas partai untuk Pilkada DKI. [wah]