Home Berita Kunjungi Indonesia, Dr Zakir Naik Beberkan Strategi Cerdas yang Bikin Musuh Islam...

Kunjungi Indonesia, Dr Zakir Naik Beberkan Strategi Cerdas yang Bikin Musuh Islam Ketakutan

0
SHARE

Dai internasional Dr Zakir Naik (DZN) berkunjung ke Indonesia pada Rabu (1/3/17) sore. Dai asal Mumbai, India ini mengaku telah mengunjungi Indonesia sebanyak dua kali. Selain merasa senang, DZN yang merupakan pakar kristologi ini juga mengapresiasi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia.

Dalam kunjungan kali ini, para dai Nasional menemui DZN secara khusus. Seperti KH Muhammad Arifin Ilham, KH Abdullah Gymnastiar, Ustadz Yusuf Mansur, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tertutup itu pula, DZN yang diwawancari oleh Forjim (Forum Jurnalis Muslim) membeberkan strategi cerdas yang selama ini dipraktekkan untuk melawan isu islamophobia (ketakutan terhadap Islam) yang mewabah di dunia barat dan mulai merambah ke timur juga.

“Sekarang ini senjata terhebat di dunia adalah media. Melalui media, putih bisa jadi hitam atau sebaliknya. Saat ini, banyak propaganda negatif terhadap Islam di sejumlah media, baik online, televisi, koran, maupun majalah.” ujar Zakir Naik, melalui rilis resmi yang disampaikan oleh Forjim kepada Tarbawia.

Untuk melawan serangan tersebut, kaum Muslimin khususnya para dai juga harus menggunakan media sebagai sarana perlindungan sekaligus perlawanan yang efektif.

“Harus ada langkah untuk memperbaiki image yang salah tentang Islam. Karena itu, kita harus gunakan cara dan media yang sama untuk meluruskan persepsi yang salah tentang Islam.” lanjutnya.

Kerja-kerja media keislaman ini harus diperkuat dan digarap secara profesional. Karena penguasaan umat Islam terhadap media masih sangat minim bahkan masuk ke dalam tahap memprihatinkan.

“Sayangnya, kita sebagai Muslim masih terbelakang dalam penguasaan bidang media. Sudah saatnya, kita gunakan media yang terbaik dan paling modern untuk menyikapi kesalahpahaman pihak tertentu tentang Islam.” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, DZN tidak menyampaikan ceramah maupun khutbah. Dai yang cerdas dalam berargumen ini akan berkunjung ke Indonesia pada 31 Maret sampai 9 April 2017 mendatang. Insya Allah. [Om Pir/Tarbawia]