Home Berita Komisi VIII: Dana Umat untuk GNPF Baik, Ngapain Diperkarakan

Komisi VIII: Dana Umat untuk GNPF Baik, Ngapain Diperkarakan

0
SHARE

JAKARTA – Wakil Komisi VIII DPR RI, Deding Ishak menilai sumbangan untuk Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI adalah dana yang baik asalnya. Seharusnya, dana umat itu tak dipermasalahkan.

“Kalau dana umat itu kan seharusnya nggak masalah, dan dari masyarakat yang baik. Nah ini kan yang dicurigai (TPPU, red.) kan uang narkoba, korupsi. Jadi sudahlah ngapain diperkarakan,” kata Deding kepada Kiblat.net, Jumat (17/2).

Deding menilai, polisi seharusnya terus mempertahankan situasi kondusif usai Pilkada serentak. Dia pun mengapresiasi keberhasilan aparat dalam menjaga pilkada yang berlangsung damai.

Namun, dia menyayangkan tindakan polisi yang mengusik dana umat yang disumbangkan untuk GNPF MUI. Menurutnya, hal itu akan membuat gaduh di masyarakat.

“Seharusnya polisi mempertahankan situasi yang sudah kondusif ini, jangan malah menebar kebencian baru, pilkada kan sudah selesai dan aman, buat apalah,” tandasnya

Deding menambahkan bahwa seharusnya polisi menjalin pemahaman yang baik dengan para kiai dan ulama. Jika bertindak sebaliknya, maka hal itu justeru akan mengotori prestasi kepolisian.

“Cara-cara polisi, yang kalau menurut saya, jika semua ulama dipanggil dan dipertanyakan maka akan menimbulkan kegaduhan dan tidak baik,” pungkasnya.