Home Berita Karena Lawan Ahok, Gerindra: Banyak Ulama di Kriminalisasi!

Karena Lawan Ahok, Gerindra: Banyak Ulama di Kriminalisasi!

0
SHARE
Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memasuki ruang sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2). Persidangan kesepuluh tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengagendakan menghadirkan empat saksi ahli. ANTARA FOTO/Pool/Ramdani/kye/17.

JAKARTA – Anggota Komisi III Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Muhammad Syafi’i, menilai masih adanya kriminalisasi terhadap sejumlah ulama pasca-digelarnya Aksi Bela Islam.

Dalam hal ini, Syafi’i menanggapi dengan adanya kriminalisasi terhadap para ulama tersebut dapat diartikan bahwa siapa pun orang yang melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap sebagai musuh negara.

“Karena faktanya iya. Bullshit kalau tidak ada kriminalisasi ulama. Siapa pun yang melawan Ahok dianggap musuh negara. Ini yang paling bahaya,” kata Syafi’i saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR‎, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Oleh karenanya, Politikus Gerindra ini mendukung aksi yang dilakukan oleh Forum Umat Islam (FUI) yang menuntut penghentian kriminalisasi terhadap para ulama.

“Karena itu bapak, ibu, lakukan ini justru mengawal Indonesia supaya tetap menjadi negara demokrasi dan negara hukum,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Komisi III DPR telah menerima dan mendengarkan sejumlah tuntutan dari perwakilan massa aksi 212 jilid II dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Komisi III DPR.

Adapun tuntutan itu di antaranya adalah menghentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta, hentikan kriminalisasi terhadap para ulama, dan hentikan kriminalissi terhadap mahasiswa.