Home Berita Kapolri Tito Sebut Aksi 112 Murni Keagamaan

Kapolri Tito Sebut Aksi 112 Murni Keagamaan

0
SHARE
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjawab pertanyaan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12). Dalam kesempatan itu Kapolri menyampaikan kinerja dan capaian prestasi Kepolisian sepanjang tahun 2016 serta rencana strategis yang akan dilakukan di tahun-tahun mendatang. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/16.

SERANG – Rentetan aksi 411 dan 212 kembali jadi perbincangan publik menyusul akan dilakukannya aksi serupa di Jakarta pada 11 Februari atau 112 terkait kasus yang membelit Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penodaan agama yang terus menuai polemik.

Kepala Polri Jendral Tito Karnavian menyatakan, aksi 112 merupakan murni kegiatan keagamaan yang akan diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta.

“Bahwa kelompok yang akan melakukan aksi itu mengalihkan aksinya, dari jalan kaki di jalan raya yang berpotensi mengganggu ketertiban publik dan membawa nuansa politik, dibungkus oleh keagamaan akan dialihkan di Istiqlal, dalam bentuk murni keagamaan,” ujar Tito di Serang, Rabu (8/2/2017).

Karena itu, Tito selaku orang nomor satu di Korps Bhayangkara mendukung aksi 112 jika hal itu murni adalah kegiataan keagamaan, bukan aksi turun ke jalan.

Pengalihan aksi 112 itu menyusul adanya larangan dari Kapolda Metro Jaya dan KPU serta Bawaslu. Selain itu, kata dia, Pangdam Jaya juga mendukung agar larangan aksi 112 itu tidak terjadi di jalan raya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Tanggal 11, saya dapat informasi dengan adanya larangan dari KPU, Panwaslu, Kapolda, dan juga didukung oleh Pagdam Jaya,” pungkasnya.