Home Berita Ibarat Pembunuhan, Korupsi RS Sumber Waras Mayatnya Sudah Ada

Ibarat Pembunuhan, Korupsi RS Sumber Waras Mayatnya Sudah Ada

0
SHARE
www.posmetro.info – Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto menyoroti leletnya proses penegakan hukum dalam kasus dugaan korupsi RS Sumber Waras.
Ia melihat, Komisioner KPK kian hari semakin berasa seperti politisi dan penyelidikan kasus tersebut dibuat mangkrak seperti skandal korupsi Century dan BLBI.
“Ibarat tindak pidana pembunuhan, hasil audit investigasi BPK ini mayatnya sudah ada. Yaitu uang negara Rp.191 Miliar menguap. Nah, KPK tinggal mencari siapa pelaku pembunuhan itu? Susah amat!,” kata Sugianto kepada TeropongSenayan, Jakarta, Jumat (10/3/2017).
Apalagi, lanjut Sgy panggilan akrabnya, baru-baru ini Ketua KPK Agus Raharjo sesumbar telah menemukan bukti baru untuk untuk didalami lebih jauh.
“Sudah lah, jangan beretorika terus. Rakyat tidak bodoh semua. Mereka sudah hampir kehilangan kesabaran. Agus dan kawan-kawan sebenarnya masih nunggu apa lagi? Inisiator pembelian lahan itu jelas-jelas Ahok kok masih asyik muter-muter?,” sesal Sugi.
Merujuk pada hasil dan kesimpulan audit investigasi BPK tahun lalu, dalam proses transaksi lahan seharga Rp 755 Miliar itu penyimpangannya sangat sempurna.
“Kalau dalam (temuan audit BPK) kasus lain KPK langsung menindaklanjutinya? Lantas kenapa giliran kasus ini mengarah ke Ahok seperti nabrak tembok? Agus dkk ini sebenarnya bekerja untuk penegakan hukum apa untuk siapa?,” sembur Sugi.
Padahal, kata Sgy, kasus RS Sumber Waras adalah contoh tindakan koruptif yang gamblang dan basis temuan kerugian negaranya adalah hasil investigasi BPK, lembaga auditor resmi yang amanatkan konstitusi.
“Ini jelas-jelasa ada mayat busuk bernama Rp 191 M. Kok KPK mendiamkan? Kenapa Agus cs tak mau menangkap pelakunya?” kata Sugi dengan nada tinggi.