Home Berita Heboh Ada”Pohon Ahok” Dibalaikota

Heboh Ada”Pohon Ahok” Dibalaikota

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Usai tumbang di Pilgub lalu, para pendukung Ahok tak henti menghibur Gubernur DKI bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama. Setelah mengirimi ribuan karangan bunga, kini para pendukung Ahok ganti menghibur idolanya dengan mengirimi bibit pohon.

Perlahan tapi pasti, kiriman karangan bunga ke Balaikota sudah berkurang jauh. Sampai kemarin hanya ada satu dua petugas yang terlihat mengantarkan karangan bunga ke Balaikota. Namun, warga yang bersimpati kepada Ahok kini memberikan penghiburan dalam bentuk lain, yaitu mengirimkan pohon dalam pot.

Pohon-pohon itu dijejerkan di halaman Balaikota menghadap ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Keenam pot hitam berbalut kain kotak-kotak dikirim dari Taman Baca Santa Ursula 1990. Ada enam jenis pohon yaitu, Acerolla, Kenari, Keluwak, Matoa, Keluwih dan Pohon Kepel. Di setiap pohon itu diberi tulisan dalam kertas yang digantungkan. Isinya berupa penyemangat untuk Ahok-Djarot agar tak bersedih setelah kalah. Misalnya saja, pesan yang tertera dalam pohon Matoa yang berbunyi, “Keliling-keliling naik Transjakarta, kiri kanan, hati riang lihat kerja Badja, Bangga jadi penduduk Jakarta.”

“Dari sabang sampai Merauke. Berbeda-beda tapi satu juge. Pancasila dasar negara kite. Kerja keras, jujur, BADJA bikin cerite,” bunyi pesan yang tergantung dalam pohon keluwak. Pantun lain tergantung di kertas yang ada di pohon kepel. “Pohon Kepel langka dicari, Kalijodo kini menawan hati. Abang BADJA selalu dinanti tetap berkarya sepenuh hati,” bunyi pantunnya.

Beda lagi pesan yang ada di dalam pot pohon acerolla yang ditulis dalam bahasa Inggris. “Keep on swimming BADJA guards your plight with heart of steel. Keep on reading cause knownledge sets alight courage, power and will,” tulisnya. Meski tidak semeriah karangan bunga, cukup banyak warga yang datang ke Balai Kota dan berfoto di depan tanaman tersebut.

Di jagat Twitter, kiriman bunga tersebut jadi topik perbincangan meski tak seramai saat karangan bunga. Sejumlah akun pendukung Ahok pun membahas dan mengajak para pendukung Ahok agar ikut meramaikan berkirim pohon ke Balaikota. Guntur Romli misalnya, ikut mengabarkan kedatangan bunga tersebut di Balikota. “Tidak hanya bunga, kini pohon-pohon hidup dikirimkan ke Balaikota. Ayoo..,” ajak Guntur di akun @Gunromli. “Ayo ramekan!,” re-tweet @AhokDahsyat, sambil menyisipkan tagar #PohonAhok dan #HariPendidikanNasional.

Hanya saja tagar tersebut sepertinya kurang ditanggapi tweeps. Sampai berita ini ditulis pukul 10 tadi malam baru ada kicauan yang menyisipkan tagar #pohonAhok. “Adem ya, diplomasi bunga ala silent majority. Nggak teriak-teriak kafir ke orang, lempar-lempar batu,” tulis @indraramadana.

Sebagian netizen ikut mengomentari kiriman pohon itu dengan nada-nada menyindir. Akun @FareedMohammad misalnya mengatakan untuk melihat silent majority gampang saja, yaitu hasil Pilgub DKI kemarin. “Silent majority adalah mereka yang menang di pilkada kemarin. Selama ini diam dan bangkit lakukan perlawanan. Ahok kalah bung, deal with it,” ujarnya. ***