Home Berita Hayono Isman: Ahok-Djarot Korban Rekayasa Politik

Hayono Isman: Ahok-Djarot Korban Rekayasa Politik

0
SHARE

Jakarta – Mantan Menteri Pemuda Olah Raga, Hayono Isman menyesalkan isu agama dijadikan alat untuk mengganjal pasangan calon pemimpin DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

“Pak Ahok dan Pak Djarot adalah korban rekayasa politik melalui penistaan agama. Sehingga sudah dihakimi padahal proses peradilan masih berlangung,” kata Hayono dalam diskusi Komunitas Warga Senior Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (12/3).

Hayono meminta masyarakat tidak menghakimi dan memvonis Ahok dalam masalah ini. Menurutnya yang berhak menjatuhkan vonis adalah pengadilan bukan yang lain.

Hayono menambahkan setelah sekian lama DKI Jakarta berdiri hanya sedikit Gubernur yang bisa melakukan terobosan untuk Jakarta. Ali Sadikin, Joko Widodo yang kemudian dilanjutkan Basuki T. Purnama atau sering disapa Ahok.

“Terlihat betul perbedaan mencolok, saya menangkap Pak Basuki melayani rakyat biasa. Kita bisa mengatasi masalah sendiri. KJP dan KJS dibuat serius bukan hanya menghabiskan anggaran saja, tapi bisa sampai rakyat biasa,” katanya.

Untuk memimpin Jakarta, kata dia, membutuhkan orang yang keras, tegas dan berani membuat terobosan. Dan itu ada pada karakter Ahok.

“Yah saya harus katakan, Pak Basuki dia bicara keras sering kali agak kelewatan, ditujukan pada siapa? bukan rakyat biasa tapi oknum birokrasi yang menyimpang dan melanggar sumpahnya sebagai pegawai negeri,” ujarnya.

Hayono menambahkan di sifat keras, Ahok sebagai sebuah karakter yang sulit dirubah, namun hal tersebut bukalah masalah bagi kemajuan Jakarta.

“Selama mampu melayani rakyat biasa. melakukan langkah out of the box, tapi tidak melanggar aturan. Karena banyak gubernur tertib tapi tak ada kemanjuan. Jokowi dan Ahok bisa melakukan hal out of the box,” katanya.