Home Berita Gerakan Muslim Kalimantant Barat mendeklarasikan dukungan pada pasangan calon Gubernur Anies

Gerakan Muslim Kalimantant Barat mendeklarasikan dukungan pada pasangan calon Gubernur Anies

0
SHARE

 

Gerakan Muslim Kalimantant Barat (Kalbar) untuk Jakarta mendeklarasikan dukungan pada pasangan calon Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Mereka nantinya akan melakukan aksi terjun ke lapangan untuk mengingatkan warga muslim Jakarta memilih Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

“Kami akan mendatangi warga secara door to door. Mengingatkan warga muslim di Jakarta,” ujar Inisiator Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta, Bambang Widianto di kediaman Anies, Jalan Lebak Bulus Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/3).

Bambang mengatakan, gerakan ini merupakan inisiatif warga muslim Kalbar yang terdiri dari bermacam elemen ormas Islam. Di antaranya, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Gerakan ini juga didanai secara pribadi.

Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta, kata Bambang, terbentuk dari keprihatinan atas perolehan suara dua cagub-cawagub muslim di Pilkada Jakarta putaran pertama.

“Seharusnya cagub-cawagub nomor urut 1 dan 3 memperoleh suara signifikan. Mengingat warga muslim di Jakarta mayoritas. Kami hadir untuk mengingatkan kembali memilih pemimpin muslim,” ucap Bambang.

Gerakan dilakukan hingga hari pencoblosan pilkada putaran kedua pada 19 April 2017. Untuk tahap awal, mereka diperkuat dengan 150 orang yang nantinya akan bergantian dengan warga Kalbar lainnya.

Bambang menambahkan, gerakan akan berkoordinasi dengan tim pemenangan Anies-Sandi untuk terjun ke lapangan. Mereka akan membawa selebaran yang menganjurkan warga muslim memilih Anies-Sandi.

Menanggapi dukungan Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta, Anies mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih. Menurut Anies, Gerakan ini merupakan aksi pertama yang dilakukan warga Kalbar untuk Jakarta.

“Ini pertama delegasi datang ke Jakarta untuk mengingatkan. Ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab warga, bahwa Jakarta adalah Ibu Kota Indonesia dan milik seluruh warga Indonesia,” pungkas Anies. (gir/jpnn)