Home Berita fraksi partai politik pendukung pemerintah solid menolak usulan hak angket ahok

fraksi partai politik pendukung pemerintah solid menolak usulan hak angket ahok

0
SHARE

JAKARTA – Langkah DPR menggulirkan penggunaan hak angket untuk menyelidiki kebijakan pemerintah mengaktifkan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta pasca cuti kampanye putaran pertama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gunernur DKI Jakarta dinilai sudah mengendur.

“Pengusungnya kelihatannya enggak bersemangat lagi,” kata‎ Ketua Fraksi Partai Golkar‎ Kahar Muzakir di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Diberitakan sebelumnya, puluhan anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan penggunaan hak angket untuk menyelidiki pengaktifan kembali Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta
Pengusul angket menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan undang-undang karena Ahok sudah berstatus terdakwa. Atas dasar itu, mereka mengusulkan penggunaan hak angket untuk menyelidiki persoalan yang diistilahkan dengan sebutan Ahok Gate.

Kendati demikian, Muzakir mengaku tidak mengetahui secara pasti kelanjutan usulan hak angket. “Ya tanya sama pengusul,” kata anggota Komisi X DPR ini.

Muzakir menegaskan, hingga saat ini Partai Golkar tetap menolak usulan hak angket tersebut. ‎”Sudah jelas kita enggak sepakat. Sudah konferensi pers. Pak sekretaris (Fraksi Golkar) sudah dengan menjelaskan,” katanya.

Dia juga menegaskan, fraksi partai politik pendukung pemerintah masih solid menolak usulan hak angket itu. “Solid lah,” ujarnya.

(dam)