Home Berita Fahri Hamzah: Polda Tidak Boleh Larang Aksi 112

Fahri Hamzah: Polda Tidak Boleh Larang Aksi 112

0
SHARE
Aksi 112 bertajuk ‘Jalan Pagi Sehat Al Maidah 51’ akan digelar 11 Februari mendatang. Acara itu dilarang keras oleh Polda Metro Jaya karena dianggap akan mengganggu pengguna jalan. Tak peduli imbauan polisi, Koordinator Lapangan, Ustaz Bernard Abdul Jabbar, mengatakan sejumlah ormas akan tetap melakukan aksi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tidak setuju polisi melarang aksi itu. Menurutnya, penyelenggaraan demokrasi seharusnya tidak boleh dilarang siapapun, termasuk oleh Kepolisian.
“Tidak boleh Polda melarang sesuatu yang berhubungan dengan demokrasi, seperti ‘ Kapolda melarang ini, Kapolda melarang itu’ enggak boleh seperti itu. Jangan pernah mengambil alih Undang-undang kita. Kita ini bagian dari negara demokrasi” ujarnya seusai mengikuti rapat pembahasan RUU PMI di gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Rabu (8/2).
Mengenai alasan di balik aksi ini, kata Fahri, tidak boleh disimpulkan berdasarkan dugaan semata. Apalagi dikaitkan dengan sejumlah isu politik.
“Pokoknya tidak boleh menduga-duga. Khususnya alasan dugaan tentang ada agenda politik. Ini bagian dari masyarakat demokratis. Rakyat biarkan saja bebas, kalau ada yang melanggar dan tidak sesuai dengan UU, baru ditindak. Itupun ada prosedurnya,” katanya.
Menurut Fahri, aparat kemananan negara harus bersikap cerdas dalam mengahadapi beragam aksi demokratis warga. “Rakyat yang demokratis bebas menjalankan seauatu sesuai dengan ketentuan Undang-undang. Lembaga tidak boleh melarang, hanya perlu memerlukan izin supaya diatur,” kata Fahri.
Aksi ‘Jalan Pagi Sehat Al Maidah 51’ digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) dan disokong oleh GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) MUI serta beberapa ormas Islam. Polda Metro Jaya melarang keras rencana aksi tersebut. Dasar larangannya adalah Pasal 6 UU No. 9 Tahun 1998 tentang ketentuan penyampaian pendapat di muka umum dan Pergub DKI Jakarta yang melarang demonstrasi.