Home Berita Djarot Minta Polisi Usut Hoax Pencatut Nama Masjid Salemba

Djarot Minta Polisi Usut Hoax Pencatut Nama Masjid Salemba

0
SHARE

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta kepolisian segera menindak penyebar informasi palsu untuk kepentingan Pilkada 2017. Djarot merujuk pada kasus beredarnya berita yang mengatakan ulama di masjid Al Waqfiyah Salemba tidak akan mensalatkan jenazah warganya yang meninggal dalam keadaan mendukung Ahok-Djarot.

Bagi Djarot, penyebar hoax seperti itu harus diusut, agar ketahuan siapa sumbernya.  “Kalau bisa yang seperti ini harus dilacak siapa yang bikin dan menyebarkan. Kasih tindakan. Sebab janganlah dalam pilkada ini menimbulkan permusuhan dan pecah belah diantara kita,” kata Djarot usai salat Jumat di Masjid Al Waqfiyah, Jakarta Pusat.

Kedatangan Djarot ke Masjid Al Waqfiyah itu bukan tanpa alasan. Rumah ibadah yang dibangun sejak tahun 1960 ini dicatut untuk menyebar informasi yang menyebutkan pengurus masjid menolak mengurus dan mensalatkan jenazah warga sekitar jika diketahui memilih Basuki-Djarot dalam Pilkada. Untuk itu, Djarot pun meminta kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri agar tidak menyebarkan informasi sesat di media sosial.

“Terutama di media sosial untuk tidak menebarkan statement atau pengumuman yang tidak jelas dan bohong. Sebab jangan lah dalam pilkada ini demikian menimbulkan permusuhan dan pecah belah diantara kita,” katanya.

Sementara itu, salah satu pengurus masjid, Sulaeman, mengatakan informasi bohong itu sudah ditegaskan dengan selebaran yang ditempel di dinding Masjid Al Waqfiyah. Selebaran itu sengaja dipampang di depan masjid untuk menegaskan isu yang telah beredar di media sosial adalah tidak benar datang dari pengurus.

“Bahwa pengurus masjid tidak menerima mensalatkan jenazah apabila pemilih itu mencoblos pasangan tertentu tidak benar,” katanya.

“Bersama ini kami pengurus masjid Al-Maqfiyah, Salemba Bluntas menyampaikan bahwa pengumuman yang mengatasnamakan pengurus masjid Al-Waqfiyah yang beredar di beberapa sosial media adalah TIDAK BENAR. Bahwa kami pengurus masjid Al-Waqfiyah TIDAK PERNAH mengeluarkan pengumuman tersebut seperti yang telah tersebar di sosial media,” begitu pernyataan yang dipampang di depan dinding masjid itu.