Home Berita Diduga Tak Nafkahi Anak, Anggota Fraksi Demokrat Dilaporkan ke MKD

Diduga Tak Nafkahi Anak, Anggota Fraksi Demokrat Dilaporkan ke MKD

0
SHARE

JAKARTA (SUARA RAKYAT) – Forum Masyrakat Demokratik Sumatera Utara mengajukan pengaduan pada Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MK DPR-RI) tentang Dugaan Pelanggaran Kode Etik DPR oleh Rudi Hartono Bangun Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Koordinator Forum Masyarakat Demokratik Sumatera Utara Syawal S mengatakan Rudi Hartono Bangun diduga melanggar Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 Pasal 2 dan Pasal 3.

Ia menjelaskan pada tanggal 2 April 2013 Rudi Hartono Bangun telah melangsungkan pernikahan siri dengan seorang perempuan bernama Maysarah Manaroisong. Sebelum pernikahan ini, Rudi Hartono Bangun sudah memiliki seorang istri yang sah bernama Ervina Fariani.

“Sampai akhirnya Rudi Hartono Bangun dan Maysarah Manaroisong berpisah, kedua sepakat menafkahi anak dari nikah tersebut yakni Nicholas Trihadmojo yang lahir di RS Columbia Asia Medan pada Jumat 24 Januari 2014 pukul 13.58 WIB,” ujar Syawal di komplek parlemen, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

“Namun Rudi Hartono Bangun tidak menafkahi anak tersebut. Hal itu bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi No 46/PUU-VIII/2010 tentang Pengujian Pasal 43 ayat (1) UU Perkawinan,” tambahnya.

Untuk itu, ia mendesak agar MKD menindaklanjuti dalam bentuk pemanggilan dan pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik DPR RI atas nama Rudi Hartono Bangun.

“Memberikan sanksi dan atau pemecatan kepada yang bersangkutan jika terbukti melanggar Kode Etik DPR-RI,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyerahkan data-data dugaan pelanggaran kode etik Rudi Hartono Bangun ke MKD DPR RI untuk menguatakan bukti-bukti.

“Kita ada beberapa data-data yang menguatkan seperti bukti salinan SMS antara Rudi Hartono Bangun dengan Maysarah Manaroisong, bukti kesepakatan nikah siri dan juga surat keterangan lahir anaknya,” jelasnya. (icl)

Editor : Redaktur | TS

[ts]