Home Berita Cerita Susahnya Anies dan Sandi Bertemu Djarot

Cerita Susahnya Anies dan Sandi Bertemu Djarot

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno dijadwalkan bertemu dengan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat dalam acara halal bihalal di hari pertama Idul Fitri, Ahad (25/6). Namun, agenda itu tiba-tiba batal.

Dia mengatakan sudah beberapa kali meminta waktu untuk bertemu mantan wali kota Blitar dua periode tersebut. Kesempatan itu didapat ketika momentum lebaran Idul Fitri. Anies mengaku sudah siap untuk bertemu Djarot beberapa jam sebelum acara meski akhirnya urung.

“Ya kalau mau ditemui kita temui, kalau kita mau ketemu, bahkan kita sudah minta waktu berkali-kali. Tapi ya baliau sajalah yang atur,” kata Anies di rumah pribadinya di Cilandak, Jakarta Selatan.

Senada, Sandiaga mengaku halal bihalal dengan Djarot yang sempat dijadwalkan batal tiba-tiba. Ia mengaku jadwal pertemuan diagendakan di hari pertama Idul Fitri pukul 17.00-19-00 WIB. Tapi, kata Sandi, setelah makan siang dia diberitahu jadwalnya ditunda karena jadwal Djarot padat.

Sandi mengaku masih berharap mendapat kesempatan halal bihalal dengan mantan wali kota Blitar dua periode itu. Ia akan menunggu waktu luang Djarot di momen Hari Raya Idul Fitri ini untuk bersilaturahim dan bercengkrama di antara sesama sahabat.

“Kami masih menunggu berita baik dari Pak Djarot, kami sudah hubungi melalui protokoler, dan tentunya menyadari waktu beliau yang sangat padat,” ujar dia.

Beberapa waktu lalu, Sandiaga mengaku masih menunggu jawaban dari Djarot atas surat yang sudah dilayangkannya untuk melakukan pertemuan terkait proses transisi kepemimpinan. Bahkan, surat untuk itu telah dikirimkan sebanyak tiga kali melalui Sekda DKI Saefullah.

Sandiaga mengatakan, dirinya akan memrioritaskan jika ada kepastian dari Djarot untuk bertemu. Dia memerintahkan timnya untuk mengosongkan agenda apapun jika Djarot bersedia bertemu. Sandi berharap gayung segera bersambut demi silaturahim dengan mantan wali kota Blitar dua periode tersebut.

“Keinginan kami, di bulan baik ini (Ramadhan) kita gunakan juga untuk bersilaturahim. Mungkin beliau masih sangat sibuk, kita harus hargai. Kita berharap dapat kesempatan bersilaturahim dengan Pak Djarot,” ujar dia beberapa waktu lalu. [rol]