Home Berita Cerita Menegangkan Selamatkan Bayi di Tengah Banjir

Cerita Menegangkan Selamatkan Bayi di Tengah Banjir

0
SHARE

Tim Search and Rescue (SAR) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Administrasi Jakarta Timur, berhasil mengevakuasi bayi berumur satu setengah bulan bersama ibunya, saat proses penyisiran evakuasi banjir luapan Kali Sunter, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Selasa 21 Februari 2017

Evakuasi di lokasi dengan perahu karet itu berjalan menegangkan. Untuk mengeluarkan bayi dan ibunya melalui jendela lantai dua rumahnya.

Selain itu, kondisi air cukup dalam. Diperkirakan, ketinggian debit air mencapai 2,5 meter. Arus air di lokasi tersebut juga cukup deras.

Koordinator Lapangan (Korlap) SAR Rescue Satpol PP Kota Jakarta Timur, Bambang Sulistyo mengatakan, evakuasi terhadap warga korban banjir akibat luapan Kali Sunter di Kelurahan Cipinang Melayu terus dilakukan.

“Kita terus berupaya menyelamatkan warga yang terjebak dalam bencana banjir akibat luapan Kali Sunter Cipinang Melayu ini. Alhamdulillah, bersama tim, kita dapat mengevakuasi bayi dengan ibunya yang terjebak banjir,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, sebelumya sudah diinformasikan bahwa seluruh warga RW 04 untuk mengungsi di tempat pengungsian di Masjid Raya Borobudur. Mengingat, selama dua hari ini hujan terus mengguyur wilayah Jabodetabek.

Nah, setelah hujan terus menerus dengan ketinggian air semakin meningkat, akhirnya korban minta untuk dievakuasi ke pengungsian,” ujarnya.

Bambang menambahkan, meski cukip rumit, proses evakuasi bayi beserta ibunya berjalan lancar. Sedikit kendala yang dirasakan, yakni harus berhati-hati membawa bayi yang masih berusia satu setengah bulan tersebut.

“Tidak ada kendala yang lebih sih. Hanya saja, arus yang kencang dan gang kecil yang memperlambat proses evakuasi,” ujarnya.