Home Berita Benarkah Ada Kasus Baru, Ketua KPK: Kerugian Negaranya Lebih Besar dari E-KTP???

Benarkah Ada Kasus Baru, Ketua KPK: Kerugian Negaranya Lebih Besar dari E-KTP???

0
SHARE

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki kasus baru dugaan korupsi baru yang lebih besar ketimbang perkara proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) dengan kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, kasus yang tengah dalam tahap penyelidikan ini merupakan kasus baru dan memiliki kerugian negara yang lebih besar daripada kasus e-KTP.

Bukan besar, tapi duitnya yang besar. Ada ‎kerugian (negara) yang diindikasi lebih besar (daripada kasus e-KTP),” kata Agus usai menghadiri acara diskusi di Perbanas Institute, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).

Meskipun demikian, Agus enggan membeberkan lebih rinci kasus baru yang tengah diselidiki jajarannya tersebut. Menurutnya, para pelaku kasus korupsi baru tersebut tak sebesar kasus e-KTP.

“Kasus baru. Tapi pelakunya tidak sebesar yang hari ini (kasus e-KTP),” tandasnya.

Seperti diketahui, KPK tengah mengusut kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Megaproyek di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sendiri menelan anggaran sebesar Rp5,9 triliun.

Kasus ini pun menyeret nama-nama besar seperti para Anggota DPR periode 2009-2014, pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan perusahaan yang memenangkan proyek tersebut. Rincian penerimaan mereka tertuang dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, selaku terdakwa korupsi proyek e-KTP.

(fas)