Home Berita Benarkah 5 Juta Penduduk DKI Belum Dapat Air PAM seperti Kata Anies?

Benarkah 5 Juta Penduduk DKI Belum Dapat Air PAM seperti Kata Anies?

0
SHARE
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Dirut PT PAM Jaya Erlan Hidayat (pakai batik cokelat) dan Dirut PD PAL Jaya Juniver Pandjaitan (pakai batik biru), saat penandatanganan nota kesepahaman penggabungan PT PAM Jaya dengan PD PAL Jaya, di Balai Kota, Rabu (23/12/2015)

JAKARTA, RakyatJakarta.com – Saat debat calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diadakan KPU DKI Jakarta pada Jumat (27/1/2017), cagub nomor pemilihan tiga Anies Baswedan menyebut saat ini ada 5 juta warga Jakarta belum mendapatkan air PAM.

Ia memberikan janji soal pemberian kredit rumah murah dan pemipaan air bersih di Jakarta. Anies mengatakan, dia akan memprioritaskan pemipaan di kampung-kampung.

Rumah dengan ukuran 150 meter persegi mendapat prioritas. Kemudian, dia akan menyubsidi 80 persen pelanggan dengan ukuran rumah dibayar 70 meter persegi.

“Pipanisasi nol rupiah,” kata Anies di Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk DKI Jakarta saat ini mencapai 10.177.924 jiwa.

Di Jakarta, layanan air bersih dari instalasi PAM dilayani oleh dua perusahaan, yakni Palyja yang melayani daerah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan sebagian Jakarta Pusat; dan Aetra yang melayani Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan sebagian Jakarta Pusat.

Data yang dimiliki Palyja menyebutkan per Oktober 2016, pihaknya sudah melayani lebih dari 3 juta orang.

Jumlah pelanggan atau sambungan adalah sekitar 405 ribu pelanggan. Satu sambungan atau 1 pelanggan bisa dikonsumsi minimal 6 orang hingga ribuan orang.

“Sekarang sudah meningkat dua kali lipat. Dulu Cuma 1,5 juta orang. Sekarang sudah lebih dari 3 juta orang,” kata Head of Corporate Communications and Social Responsibilities Meyritha Maryanie pada 6 Oktober 2016.

Sementara Aetra menyebutkan, sampai dengan per November 2015, pihaknya sudah melayani 420.233 orang.

“Sampai dengan bulan kesepuluh tahun ini, penambahan jumlah pelanggan baru mencapai lebih dari 12.000 pelanggan,” kata Direktur Operasional PT Aetra Air Jakarta Lintong Hutasoit pada 18 November 2015.

Jika jumlah pelanggan Palyja dan Aetra digabungkan, maka jumlah warga Jakarta yang saat ini mendapat pasokan air bersih dari saluran PAM adalah sekitar 3.420.000 orang.

Mengacu pada jumlah penduduk berdasarkan data BPS, maka jumlah penduduk Jakarta yang belum mendapat pasokan air bersih dari saluran PAM lebih besar dari yang disebutkan Anies.