Home Berita Awal Pekan, Rupiah Dibuka di Zona Merah

Awal Pekan, Rupiah Dibuka di Zona Merah

0
SHARE

Rakyat Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada awal pekan ini dibuka masih alami pelemahan. Pelemahan ini terjadi karena memang tak ada sentimen positif yang mampu dongkrak rupiah.

Berdasar data Bloomberg, rupiah dibuka di posisi Rp13.330 atau melemah tipis dari penurupan akhir pekan lalu di level Rp13.328. Pelemahan masih terus terjadi hingga pukul 08.20 WIB, rupiah ke posisi Rp13.333. Meski 15 menit kemudian terlihat menguat ke Rp13.325.

Menurut analis pasar uang dari PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, selain sentimen domestik yang kurang kuat, juga pelemahan ini dipicu oleh pelemahan sejumlah harga komoditas.

“Sehingga laju USD dapat terlihat menguat meski penguatannya masih kalah dari EUR. Namun sayangnya, rupiah tak bisa memanfaatkan pergerakan USD yang cenderung melemah itu,” jelas Reza di Jakarta, Senin (8/5).

Selain itu, lanjut dia, dengan tetapnya suku bunga The Fed pada rapat terakhir, telah memberikan implikasi kemungkinan akan dinaikannya suku bunga The Fed pada bulan Juni nanti.

“Dengan begitu, pelaku pasar berspekulasi terhadap kondisi tersebut yang pada akhirnya membuat rupiah kembali melemah,” ujarnya.

Reza menegaskan, di dalam negeri memang terdapat beberapa sentimen positif namun, tidak banyak berimbas pada pergerakan rupiah yang terus alami pelemahan.

“Walaupun penurunan ini kami nilai masih temporer, namun perlu kiranya diwaspadai jika kembali berlanjut. Tetap cermati berbagai sentimen yang dapat berimbas pada pelemahan lanjutan Rupiah,” jelas Reza.

Dirinya memperkirakan, laju rupiah pada hari ini akan bergerak di level support dengan kisaran Rp13.360. Sedangkan untuk level resisten di rentang Rp13.315.