Home Berita Aksi Lempar Hadiah Bisa Gerus Elektabilitas Jokowi Di 2019

Aksi Lempar Hadiah Bisa Gerus Elektabilitas Jokowi Di 2019

0
SHARE

Presiden Jokowi perlu menjaga persepsi positif publik kepadanya. Terlebih, selama ini Jokowi dikenal sebagai sosok presiden yang merakyat.

Begitu kata pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia Ardian Sopa menanggapi aksi Presiden Jokowi memberikan hadiah kepada warga dengan cara dilempar dari dalam mobil.

Menurutnya, aksi tidak sopan Jokowi itu telah bertolak belakang dengan persepsi yang saat ini ada di masyarakat Indonesia.

“Selama ini Pak Jokowi dikenal sebagai presiden merakyat dan tidak berjarak dengan rakyatnya. Kasus hadiah ini bisa bertolak belakang dengan persepsi yang ada di masyarakat,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (26/3).

Menurutnya, Presiden Jokowi harus segera memperbaiki sikap yang tidak terpuji itu. Jika tidak, maka akan menggerus elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Jika dilakukan berulang akan berpengaruh tidak hanya terhadap elektabilitas, lebih jauh dari itu adalah terhadap persepsi positif Pak Jokowi,” pungkasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi memberikan bungkusan-bungkusan hadiah untuk masyarakat dengan cara melempar dari dalam mobil saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Jumat kemarin (24/3). Perilaku Jokowi itu marak dibicarakan publik setelah rekaman videonya diunggah ke situs jejaring sosial Youtube.

Dalam rekaman video berdurasi 1:59 menit itu, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dibalut jaket bomber warna biru tua menggunakan mobil kepresidenan yang berbeda, yakni Toyota Land Cruiser. Duduk di bangku penumpang baris tengah sebelah kiri, Jokowi melempar bungkusan-bungkusan hadiah kepada warga yang hadir menyambutnya.

Dia pun tidak menunjukkan niatan turun dari mobil untuk menyambangi warga dengan terus melempar-lempar hadiah. Akibat dilempari hadiah, warga berebut memungutnya sehingga membuat petugas keamanan kewalahan menghalau warga yang mendekati mobil Jokowi. [ian]