Home Berita Ahok Menumpuk Janji di Gang Potlot

Ahok Menumpuk Janji di Gang Potlot

0
SHARE

Raktyat Jakarta –¬†Implementasi program kartu bantuan sosial, atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dipertanyakan oleh seorang warga kala calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama bertandang ke markas Slank di Jalan Potlot III, Jakarta Selatan, Kamis (13/4).

Pertanyaan ihwal kartu bansos disampaikan warga perempuan dari Jalan Potlot kepada Ahok, sapaan Basuki, dalam sesi tanya-jawab. Menurut pengakuannya, kartu bansos sampai saat ini belum dapat digunakan warga meski telah dibagikan sejak beberapa bulan lalu.

“Kartunya belum bisa dipakai. Padahal saya sudah ke bank, tapi kata banknya belum bisa,” tutur warga.

Kartu BPNT adalah program pemerintah pusat yang diberikan kepada warga. Kartu itu dapat digunakan untuk membeli bahan pangan seperti beras, atau keperluan lain contohnya gas bersubsidi.

Menanggapi keluhan tersebut, Ahok pun berjanji akan mengecek kevalidan kartu warga terkait. Ia juga menjelaskan, saat ini ada dua kartu BPNT yang diterbitkan untuk membedakan warga berhak beras miskin dan tidak.

 

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menceritakan latar belakang terbitnya kartu BPNT. Menurutnya, kartu bantuan diberikan karena pemerintah tak ingin ada subsidi beras salah sasaran.

“Saya bilang ke Pak Jokowi, ngapain subsidi (beras) sekilo Rp7 ribuan, orang tidak mampu beli beras keluar duit lagi. Kenapa tidak kasih duit mentahnya saja. Nanti (kartu) yang ini dia boleh kemanapun belanja,” katanya.

<Ahok Menumpuk Janji di Gang PotlotKaka Slank menghibur warga di sela acara dialog bareng Ahok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Selain menjawab pertanyaan soal kartu BPNT, Ahok menjanjikan pembangunan 200 ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Dia mengklaim telah berhasil mendirikan 188 RPTRA sepanjang 2016.

Ahok juga berjanji bakal mengangkat juru pemantau jentik (jumantik) atau pengurus PKK yang rajin menjadi Ketua Rukun Tetangga atau Rukun Warga. Nantinya, Ketua RT/RW di ibu kota dijanjikan memiliki penghasilan setara upah minimum provinsi (UMP) Rp3,3 juta.

“Nanti (jumantik atau PKK) yang rajin kami mau usulkan jadi RT/RW saja karena nanti mereka mau digaji setara UMP,” ujarnya.

Janji-janji Ahok di Potlot mendapat tanggapan positif dari warga. Dikin (50), warga RT 001/07 kawasan tersebut, berharap Ahok dapat kembali menjadi gubernur agar mampu merealisasikan janjinya.
Menurut Dikin, selama menjadi gubernur Jakarta Ahok telah menjalankan tugasnya dengan baik. Salah satu keberhasilan Ahok di matanya adalah saat Pemprov DKI Jakarta mampu menggusur kawasan hiburan malam Kalijodo dua tahun lalu.

“Kalijodo dari dulu itu susah dibongkar tapi sekarang jadi bagus. Harapannya dia (Ahok) benar akan bikin RPTRA sama warung untuk warga,” ujar Dikin. (gil)