Home Berita Ahok-Djarot Perlu Cuti Kampanye Agar Kedudukannya Sama dengan Anies-Sandi

Ahok-Djarot Perlu Cuti Kampanye Agar Kedudukannya Sama dengan Anies-Sandi

0
SHARE
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri), disaksikan Calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat menjawab pertanyaan dalam debat ketiga Pilkada DKI Jakarta di Jakarta, Jumat (10/2). Debat ketiga diselenggarakan dengan mengangkat tema Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/17

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih mempertimbangkan ada atau tidaknya kampanye pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2022 putaran kedua.

Jika ada kampanye di putaran kedua, maka calon petahana Basuki Tjhaja Purnama(Ahok)-Djarot Saiful Hidayat harus cuti dari jabatannya sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilihan untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz menilai, cuti di masa kampanye putaran kedua itu perlu dilakukan. Hal itu untuk memberikan kedudukan yang sama dengan paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Menurutku iya, untuk memberikan kedudukan yang sama sebagai pasangan calon,” ujarnya

Masykur menambahkan, cuti tersebut untuk menghindari adanya kebijakan atau fasilitas yang digunakan dalam berkampanye. Sebab palon petahana sedang memimpin pemperintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Menghindari adanya kebijakan atau fasilitas yang digunakan untuk kepentingan pencalonan maka status pasangan calon harus bebas dari pemerintahan,” tutupny

(okz)