Home Berita Ada Yang Resah Dengan Aksi Damai 313 ? Siapa ???

Ada Yang Resah Dengan Aksi Damai 313 ? Siapa ???

0
SHARE

Rakyat Jakarta –¬†Rencana Aksi 313 yang akan digelar besok ditanggapi Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto. Dia bilang, aksi yang dimotori dan digagas Forum Umat Islam (FUI) ini meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat. Benarkah seperti itu?

 

Menurut Wiranto, keresahan itu sudah menyebar di media sosial. “Ini kan sudah marak di masyarakat lewat medsos, akan ada aksi 313. Yang desas-desus akan ada aksi besar-besaran, sehingga rakyat yang baca medsos sudah khawatir,” kata Wiranto di Kompleks Istana Negara, kemarin.

Meski demikian, Wiranto menyebut di era demokrasi ini aksi unjuk rasa memang dibolehkan. Akan tetapi, dia menegaskan setiap unjuk rasa wajib dilakukan sesuai aturan yang berlaku. “Aksi 313, 212 itu demokrasi. Tapi aturannya harus dipatuhi, izinnya bagaimana, tempatnya kapan, pemimpinnya siapa, temanya apa. Demo yang menakuti rakyat, membuat khawatir tentu akan merugikan,” ungkap bekas Panglima ABRI itu.

Wiranto pun mengimbau masyarakat tenang dan tak ikut demonstrasi. Apalagi salah satu tuntutan dalam aksi nanti adalah penonaktifan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Masyarakat jangan ikut ikutan, sebab (demo) ini sudah jelas sasarannya bagaimana. Biar ditampung oleh lembaga yang memang didemo,” tandas dia.

Netizen menanggapi beragam komentar Wiranto. Di Twitter, tweeps mendukung pernyataan bekas ketum Partai Hanura itu dan memintanya bertindak tegas. Akun @JhonniSinaga20 minta demo dicegah. “Jika tujuannya merusak demokrasi, hentikan Pak Menteri,” cuitnya disambut @ ChBdmn. “Kan sudah jelas sasarannya kata Menkopolhukam, tetapi dibiarkan dan untuk menekan hakim-hakim pengadilan negeri,” kicaunya. “Demo terus gak ada gunanya, kalo demo ambil alih freeport baru gue ikut,” cuit @satriapanandita. Akun @ ingridarynda khawatir. “Kebayang gak sih demonya kayak apa kalau Pak Ahok ternyata dinyatakan tidak bersalah?” cuit dia.

Meski begitu, ada juga yang tak mempersoalkan aksi besok. Akun @ wicaksanagreen berdoa. “Semoga aman dan tertib.” Akun @Gemacan70 bilang aksi besok pagi tak ada hubungannya dengan Pilkada. “#Aksi313 ta ada #Hubungannya dengan #PilkadaDKI tapi Kami MuslimIndonesia yang bkn golongan Munafik menuntut #BuiAhok jangan sampai#FreeAhok.” Akun @ RuridaJihandari mengajak umat Islam ikut serta. “Ramaikan #Aksi313 sebagai hari kita mengingatkan kembali soal penistaan yang terjadi,” cuitnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengimbau aksi tidak dilakukan. Dia memprediksi, aksi ini melibatkan massa yang rawan mengganggu keamanan. “Kami sampaikan lebih baik tidak usah dilakukan, yang pertama adalah ada pergeseran massa cukup besar,” ujar Iriawan, kemarin. Apalagi saat ini masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Konsentrasi massa yang besar dapat mengganggu jalannya kegiatan kampanye. Juga aktivitas warga di sekitar lokasi aksi akan terganggu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan pengamanan untuk besok. Penyelenggara aksi juga sudah menyampaikan pemberitahuan mengenai aksi tersebut ke Polri. Dalam pemberitahuan, aksi itu akan diisi dengan kegiatan ibadah. “Kalau ada unsur Pilkada tentu nanti ada konsekuensinya, ya,” ujar Argo.

Koordinator aksi dari Forum Umat Islam (FUI) Bernard Abdul Jabbar menyampaikan, ribuan massa dari berbagai ormas rencananya akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal dan berjalan kaki ke Istana Merdeka untuk menyampaikan aspirasinya. Dia berjanji aksi tersebut akan berjalan damai. ***